Bagaimana jika kita tidak (pernah) diberi kesempatan satu kalipun untuk melakukan hal-hal yang (seharusnya) bisa memberikan pelajaran yang berharga?
Apakah memang hanya dia, dia, dan dia yang pantas mengemban tugas ini?
ataukah aku hanya merupakan penggembira di perusahaan ini?
mau sampai kapan, bu??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar